HALILINTAR : Sepasang mata dewi !

Mendung ini sangat menyakitkan… ­čśŽ

Ketika aku melihat sepasang kaki kecil berlari-lari menerobos gerimis,menerjang banjir yang hampir selutut…panik karena takut tertinggal teman-temannya…aku melihat sesekali dia pegang Hp-nya. dengan nada cemas melirik kekanan dan kekiri. aku melihat pandangannya yg sayu karena beban hidup yang sangat dalam…yang selalu ia pendam sendiri…bahkan setiap tarikan nafasnya ada duka yang dalam…. aku melihat cinta dibalik matanya yang bening….sejuk mengharap sang kekasih menelponnya atau sekedar untuk menyapanya.

Oh cinta….dalam dan dangkalnya tidak terlihat…walo aku tahu hanya ada satu nama di hati perempuan itu…tapi nun jauh disana sang cintanya tidak tahu bahwa seluruh hidupnya hanya untuk sang lelaki itu. lelaki yang kini hampir mencampakannya. karena satu kejujuran yang dia sendiri tidak bisa ungkapkan karena satu alasan klasik :”takut kehilangan”

suatu hal yang sangat bisu untuk dibahas…tapi yang aku tahu bahwa cinta yang ada di hati perempuan itu adalah 1 cinta yang mati…cinta yg dia pertahankan untuk satu nafasnya….cinta yang dia perjuangkan dengan mengorbankan seluruh kebahagiaannya…cinta yang memang berbalut terpendamnya sebuah mistery…

Aku tidak bisa menangis…tapi aku melihat tangis disetiap ujung matanya…dan nafasku kembali sesak..andai aku bisa merengkuhnya untuk ku dekap erat di bidang dadaku..sekedar berbisik “sabarlah mengahadapi cobaan dewiku”

tapi kaki ini tak bisa melangkah…lidah ini kelu untuk berbisik hanya pandangan jauhku…ketika dengan hampanya perempuan itu melangkah perlahan..menghampiri 1 minibus…lalu terduduk diam..dan menyeka air di sudut matanya…aku tahu apa yg kamu rasakan dewiku….

tetaplah bertahan…jangan pernah engkau berhenti satu nafaspun..karena aku tahu cinta itu adalah nafasmu.. ­čÖé

Advertisements

4 Comments

  1. ojak said,

    January 14, 2009 at 10:01 am

    wow…. mantap bro..
    pembaca tetap anda baru nambah 1 orang.. ­čśÇ

  2. January 16, 2009 at 3:52 pm

    Cerita yang bagus. Sampai ikut terharu nih…Kayaknya kamu bakat ngarang cerpen atau puisi lho, enggak nyoba ngirim ke media?

    (PA : thanks sist yussi..:) sukses
    ya…

  3. Ardhie said,

    January 20, 2009 at 6:32 am

    Mantapzz., penuh makna…

    (PA : makasih kunjungannya
    bozz)

  4. Nug said,

    January 21, 2009 at 12:16 pm

    Aku suka tulisan ini sahabat…
    Tapi kenapa tiba2 aku jadi merasa berdiri dipojok sebuah ruang menhadap sebuah cermin dan menemukan sebuah bayangan orang dengan tatapan mata merasa bersalah dan berdosa namun terjepit dalam gejolak rasa..?
    Hm.. sebuah fenomena hidup sepertinya..

    (PA : memang dewi-ku
    sedang bergejolak rasanya
    boss ­čÖé


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: